Dalam upaya peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di
sektor kehutanan, diperlukan pembelajaran yang sistematis serta penguasaan
keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Sebagai bagian
dari komitmen tersebut, Semesta Himba Borneo menyelenggarakan Pelatihan dan Uji
Kompetensi GANISPH Pengujian Kayu Bulat yang dilaksanakan pada 3–7 Agustus 2026
di Samarinda, Kalimantan Timur. Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti
rangkaian pembelajaran yang memadukan penyampaian materi, pendalaman teknis,
serta praktik pengujian kayu bulat sebagai bagian dari persiapan menghadapi uji
kompetensi.

Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan terkait
pelaksanaan pengujian kayu bulat sesuai ketentuan teknis yang berlaku. Dalam
proses pembelajaran, peserta memperoleh materi yang mencakup penetapan sortimen
kayu bulat, penilaian mutu penampilan, pengenalan jenis kayu, serta pengukuran
dan perhitungan volume kayu bundar besar, sedang, dan kecil. Selain materi
teknis tersebut, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai Penatausahaan
Hasil Hutan (PUHH), penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta
komunikasi dalam pelaksanaan pekerjaan. Seluruh materi disampaikan melalui
perpaduan pembelajaran di kelas dan praktik lapangan. Melalui praktik
pengukuran, pengenalan jenis, penetapan sortimen, hingga perhitungan volume
kayu bulat, peserta memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan secara
langsung. Pendekatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketelitian,
keterampilan teknis, serta kesiapan peserta dalam menjalankan tugas pengujian
kayu bulat di lapangan. 


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan uji
kompetensi GANISPH Pengujian Kayu Bulat sebagai bagian dari proses penilaian
terhadap kompetensi peserta. Melalui pembelajaran dan praktik yang telah
dilaksanakan, peserta diharapkan semakin siap dalam menunjukkan kemampuan
teknis sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan. Kegiatan ini menjadi salah
satu langkah dalam mendukung tersedianya tenaga teknis kehutanan yang
profesional, terampil, dan memiliki kompetensi di bidang pengujian kayu bulat.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan
dan keterampilan yang diperoleh secara tepat dalam pelaksanaan pekerjaan,
sekaligus mendukung pengelolaan hasil hutan yang tertib dan berkelanjutan.

