Semesta Himba Borneo berpartisipasi dalam peningkatan kualitas serta
kompetensi sumber daya manusia di bidang kehutanan melalui metode pembelajaran
yang sistematis dan berorientasi pada keterampilan teknis yang dibutuhkan di
lapangan. Sebagai salah satu bentuk komitmen tersebut, Semesta Himba
Borneo menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Kompetensi GANISPH Pengujian Kayu
Bulat pada tanggal 19 - 23 Oktober 2026. Selama pelatihan, peserta mengikuti
berbagai rangkaian pembelajaran mulai dari penyampaian materi, pendalaman
teknis, hingga praktik lapangan pengujian kayu bulat sebagai salah satu
persiapan dalam menghadapi uji kompetensi.

Selama 5 hari pelatihan, peserta diberikan pemahaman materi serta
keterampilan terkait pelaksanaan pengujian kayu bulat sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Adapun materi yang diberikan meliputi penetapan sortimen kayu
bulat, penilaian mutu penampilan, pengenalan jenis kayu, serta pengukuran dan
perhitungan volume kayu bundar besar, sedang, dan kecil. Selain itu, peserta
juga mendapatkan materi mengenai Penatausahaan Hasil Hutan (PUHH), penerapan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta komunikasi efektif dalam pelaksanaan
pekerjaan. Seluruh materi disampaikan melalui perpaduan pembelajaran di kelas
dan praktik di lapangan. Dengan adanya praktik pengukuran, pengenalan jenis
kayu, penetapan sortimen, hingga perhitungan volume kayu bulat, peserta
memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara
langsung di lapangan. Kemampuan dan kesempatan tersebut kemudian dalam
dijadikan sebagai dasar peserta dalam melaksanakan tugas pengujian kayu bulat
di lapangan.


Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai,
kegiatan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi GANISPH Pengujian Kayu Bulat sebagai
bagian dari proses penilaian kompetensi peserta. Pembelajaran dan praktik yang
telah dilalui diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menunjukkan
kemampuan teknis sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang telah berlaku.
Pelatihan ini merupakan salah satu langkah dalam mendukung ketersediaan tenaga
teknis kehutanan yang profesional, terampil dan kompeten di bidang pengujian
kayu bulat. Melalui peningkatan kapasitas tersebut, peserta diharapkan mampu
menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh serta turut
mendukung pengelolaan hasil hutan yang tertib dan berkelanjutan.
