Pelatihan Artificial Intellegence bagi Tenaga Kehutanan

Transformasi digital dalam sektor kehutanan tidak bisa dihindari. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, tenaga kehutanan dituntut untuk adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi mutakhir untuk mendukung tugas-tugasnya. Merespons tantangan tersebut, PT. Semesta Himba Borneo bekerja sama dengan UPTD KPHP Sub DAS Belayan menyelenggarakan Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Tenaga Kehutanan, yang dilaksanakan pada 8-10 Juli 2025 di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.


Pelatihan ini diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai unit teknis kehutanan. Selama tiga hari, mereka dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan praktis seputar pemanfaatan AI dalam mendukung pengelolaan data, administrasi, komunikasi, erta analisis informasi kehutanan. Materi yang diberikan meliputi: Pengantar Kecerdasan Buatan, Teknik Prompting Dasar dan Lanjutan, AI untuk Pengolahan dan Analisis Data, AI untuk Penyusunan Laporan, serta AI untuk Membuat Bahan Sosialisasi. 

Didampingi oleh fasilitator yang kompeten di bidang teknologi dan kehutanan, peserta tidak hanya memperoleh teori, namun juga melakukan praktik langsung menggunakan berbagai aplikasi AI terkini. Metode pelatihan mengutamakan partisipasi aktif melalui studi kasus, diskusi kelompok, hingga simulasi pemanfaatan AI dalam konteks tugas harian mereka. 
Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia kehutanan dalam menghadapi era digital. Selain membuka wawasan baru, kegiatan ini juga mendorong efisiensi kerja dan inovasi di tingkat lapangan maupun administratif.


Ke depan, PT. Semesta Himba Borneo bersama UPTD KPHP Sub DAS Belayan berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa dengan cakupan materi yang lebih luas. Diharapkan, semakin banyak tenaga kehutanan yang dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik kerja sehari-hari, guna mewujudkan pengelolaan hutan yang adaptif, transparan, dan berkelanjutan di era kecerdasan buatan. 
Melalui inisiatif seperti ini, diharapkan sektor kehutanan dapat terus berkembang, tidak hanya dari sisi teknis lapangan, tetapi juga dalam kesiapan menghadapi dinamika zaman yang makin kompleks dan digital.