Pelatihan dan Uji Kompetensi GANISPH Hasil Hutan Bukan Kayu : Kelompok Getah Angkatan I 2026

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan menjadi salah satu kunci dalam mendorong pengelolaan hasil hutan yang tertib dan berkelanjutan, termasuk pada komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan kompetensi tersebut, Semesta Himba Borneo menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Kompetensi GANISPH Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kelompok Getah pada 23-26 Februari 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 5 orang peserta yang berasal dari berbagai latar belakang teknis kehutanan dan unit usaha pemanfaatan HHBK. Program berlangsung selama empat hari, dengan tiga hari pertama difokuskan pada penyampaian materi dan praktik teknis, sementara hari terakhir diperuntukkan bagi pelaksanaan uji kompetensi sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap capaian peserta.

Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai tata kelola dan pengujian HHBK kelompok getah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Materi disampaikan oleh instruktur berpengalaman di bidang pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, khususnya komoditas getah, mulai dari aspek teknis lapangan hingga administrasi dan pelaporan. Ruang lingkup materi mencakup sejumlah unit kompetensi penting, antara lain menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), melakukan komunikasi efektif, melaksanakan penata usahaan hasil hutan (PUHH) bukan kayu, menetapkan nama jenis kelompok getah, menetapkan berat getah, melakukan persiapan uji visual dan laboratoris hasil hutan bukan kayu, dan menetapkan mutu hasil hutan bukan kayu (HHBK). Metode pembelajaran dikemas secara interaktif melalui diskusi, simulasi, serta praktik langsung yang menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Peserta juga diajak mengkaji berbagai studi kasus terkait pengelolaan getah, sehingga mampu memahami potensi kendala sekaligus merumuskan solusi yang tepat berdasarkan standar teknis yang berlaku.

Pada hari keempat, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi yang dipimpin oleh asesor bersertifikat. Proses asesmen dilakukan secara menyeluruh dengan menilai aspek pengetahuan, keterampilan praktik, dan sikap kerja profesional. Penilaian ini bertujuan memastikan bahwa setiap peserta benar-benar memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan. Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, diharapkan terbentuk GANISPH HHBK Kelompok Getah yang kompeten, bertanggung jawab, serta mampu menjalankan prinsip kerja yang transparan dan berorientasi pada keberlanjutan sumber daya hutan. Ke depan, Semesta Himba Borneo akan terus menghadirkan program pengembangan kapasitas serupa sebagai bagian dari kontribusi dalam mencetak tenaga teknis kehutanan yang profesional dan siap mendukung pengelolaan hasil hutan bukan kayu secara optimal dan berkelanjutan.