Penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kehutanan menjadi
langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pengelolaan
hutan berkelanjutan. Menjawab kebutuhan tersebut, Semesta Himba Borneo kembali
menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Kompetensi GANISPH Pemanfaatan Jasa
Lingkungan Karbon, yang berlangsung pada 24-28 November 2025 di Samarinda,
Kalimantan Timur. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh orang peserta yang menjalani rangkaian
pembelajaran terstruktur selama empat hari pelatihan, dilanjutkan dengan satu
hari pelaksanaan uji kompetensi. Selama proses tersebut, peserta dibekali
pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan jasa lingkungan karbon, baik dari
sisi regulasi, perencanaan, hingga penerapan teknis di lapangan.

Pelatihan difokuskan pada penguasaan delapan unit kompetensi utama,
meliputi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengorganisasian
pekerjaan, komunikasi efektif, menghitung cadangan karbon, menghitung emisi
karbon hutan, menghitung serapan karbon hutan, perencanaan pemanfaatan produk
jasa lingkungan, serta pengelolaan administrasi produk jasa lingkungan. Seluruh
materi dirancang mengacu pada standar kompetensi kerja yang berlaku.

Didampingi oleh fasilitator berpengalaman di bidang kehutanan dan
pengelolaan karbon hutan, peserta mengikuti proses pembelajaran secara
interaktif. Metode yang digunakan mencakup diskusi tematik, pembahasan studi
kasus, hingga praktik langsung pengukuran karbon di lapangan menggunakan
instrumen dan prosedur teknis yang relevan. Selain itu, peserta juga
diperkenalkan pada simulasi pengelolaan proyek karbon sebagai gambaran utuh
alur kerja dari perencanaan hingga pelaporan. Pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi ini diharapkan dapat mencetak
tenaga teknis kehutanan yang tidak hanya memiliki kemampuan praktis, tetapi
juga kompetensi yang teruji dan diakui secara profesional. Dengan demikian,
para peserta diharapkan mampu terlibat secara aktif dalam pengembangan skema
karbon hutan, termasuk perdagangan karbon, REDD+, serta berbagai inisiatif
penurunan emisi berbasis kehutanan.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan perspektif
baru mengenai peran hutan dalam mitigasi perubahan iklim. ââ¬ÅPelatihan ini
membantu saya memahami bahwa pengelolaan karbon hutan membutuhkan ketelitian
teknis dan pemahaman regulasi yang kuat. Ini sangat relevan dengan tantangan
kehutanan saat ini,ââ¬Â ungkapnya. Melalui pelaksanaan kegiatan berkelanjutan
seperti ini, Semesta Himba Borneo berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan
kualitas tenaga teknis kehutanan di daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat
mendorong pengelolaan hutan yang bertanggung jawab, bernilai tambah, serta
berkontribusi nyata dalam agenda penanganan perubahan iklim di tingkat nasional
maupun global.