Pelatihan Pengukuran Karbon & Penyusunan DRAM Angkatan II Tahun 2025

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan hutan secara berkelanjutan, PT. Semesta Himba Borneo menyelenggarakan Pelatihan Pengukuran Karbon dan Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) pada tanggal 17-19 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di fasilitas pelatihan milik perusahaan, yaitu Training Center Semesta Himba Borneo yang berlokasi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Pelatihan ini diikuti oleh empat orang peserta yang berasal dari berbagai latar belakang teknis kehutanan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Utama PT. Semesta Himba Borneo, Irsan Supratman, S.Hut., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, khususnya dalam konteks pengelolaan hutan berbasis data dan perencanaan yang akurat.

Peserta pelatihan mendapatkan materi penting yang mencakup (i) Konsep dasar perubahan iklim dan peran hutan dalam mitigasi karbon, (ii) Metodologi pengukuran karbon di atas permukaan tanah (aboveground biomass), (iii) Teknik inventarisasi karbon hutan dan penggunaan alat ukur lapangan, (iv) Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Mitigasi (DRAM) sesuai standar nasional. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar peserta memiliki kemampuan untuk mengukur stok karbon secara akurat dan menyusun dokumen perencanaan mitigasi yang dapat diimplementasikan.


Pelatihan ini dipandu oleh narasumber yang memiliki pengalaman luas dalam bidang konservasi hutan, penghitungan karbon, dan penyusunan dokumen perencanaan mitigasi. Mereka tidak hanya menyampaikan materi dalam bentuk presentasi, tetapi juga memberikan bimbingan langsung dalam praktik perhitungan karbon serta simulasi penyusunan DRAM berdasarkan hasil data lapangan. Metodologi pelatihan menekankan keterlibatan aktif peserta melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan latihan lapangan. Peserta juga diperkenalkan pada penggunaan perangkat lunak sederhana yang dapat membantu dalam mengolah data karbon dan menyusunnya ke dalam format perencanaan aksi mitigasi. Ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara operasional dalam tugas sehari-hari.


Selama pelatihan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi. Diskusi berlangsung dengan dinamis dan kolaboratif, terutama saat membahas tantangan nyata yang biasa dihadapi di lapangan, baik dari sisi teknis pengukuran karbon maupun dalam penyusunan dokumen rencana aksi mitigasi. Salah satu hasil signifikan dari pelatihan ini adalah meningkatnya kesadaran peserta terhadap pentingnya data karbon yang akurat sebagai dasar dalam merancang DRAM yang realistis dan terukur. Pemahaman ini menjadi landasan penting dalam mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) secara nasional, khususnya dari sektor penggunaan lahan dan kehutanan.

Diharapkan, setelah pelatihan ini, para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas mereka, baik di tingkat lapangan maupun dalam mendukung proses perencanaan strategis organisasi masing-masing. Mereka juga diharapkan menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya pengelolaan hutan yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Secara keseluruhan, pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menjembatani antara ilmu pengetahuan dan praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Inisiatif seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antara upaya teknis dan kebijakan dalam menghadapi tantangan lingkungan global, serta untuk memastikan bahwa tata kelola kehutanan di Indonesia semakin berbasis data, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Dengan demikian, pelatihan ini menjadi bagian penting dari transformasi pengelolaan hutan menuju sistem yang lebih cerdas, terukur, dan berkelanjutan.