Workshop & FGD Potensi Karbon di Perhutanan Sosial Kerjasama antara KPH Kendilo, PT Kideco Jaya Agung, dan Masyarakat Pengelola Perhutanan Sosial

Pada tanggal 10-11 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) bertema Potensi Karbon di Perhutanan Sosial yang bertempat di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif antara KPH Kendilo, PT Kideco Jaya Agung, masyarakat pengelola perhutanan sosial, serta didukung secara teknis oleh Semesta Himba Borneo selaku consultant network. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menggali potensi cadangan karbon yang dimiliki oleh kawasan perhutanan sosial dan menyusun strategi awal untuk memanfaatkannya secara berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.


Perhutanan sosial merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pengelolaan hutan yang berkeadilan dan berbasis masyarakat. Di tengah tantangan perubahan iklim, kawasan hutan rakyat dan hutan desa di Kabupaten Paser menyimpan potensi besar sebagai penyerap karbon. Potensi ini, jika dikelola dengan baik, dapat dikembangkan dalam bentuk proyek karbon yang menghasilkan nilai ekonomi melalui skema perdagangan karbon. Namun, pemahaman dan kapasitas masyarakat terhadap potensi ini masih relatif terbatas. Oleh karena itu, kehadiran Semesta Himba Borneo sebagai pihak pendamping dalam kegiatan ini sangat penting dalam menjembatani kebutuhan teknis, fasilitasi diskusi, dan penyusunan rencana strategis awal yang kontekstual dengan kondisi lokal.


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh perwakilan KPH Kendilo dan sambutan dari PT Kideco Jaya Agung yang menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pelestarian hutan berbasis masyarakat. Semesta Himba Borneo, sebagai jaringan konsultan yang fokus pada isu kehutanan dan lingkungan yang berkelanjutan di Kalimantan, memfasilitasi sesi FGD dengan pendekatan partisipatif. Diskusi berlangsung dalam kelompok kecil yang membahas tantangan di lapangan, kebutuhan masyarakat, serta skema kerja sama yang memungkinkan antara masyarakat, KPH, dan pihak swasta.


Workshop dan FGD ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem pengelolaan karbon yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat. Dengan dukungan teknis dari Semesta Himba Borneo, serta komitmen dari KPH Kendilo dan PT Kideco Jaya Agung, Kabupaten Paser menunjukkan kesiapan untuk menjadi contoh penerapan perhutanan sosial yang terintegrasi dengan agenda mitigasi perubahan iklim. Sinergi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut dalam bentuk kerja nyata di lapangan, demi masa depan hutan dan masyarakat yang lebih baik.