Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan menjadi
langkah strategis dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan sekaligus
menjawab tantangan perubahan iklim melalui pendekatan berbasis data dan jasa
lingkungan karbon. Sebagai bagian dari upaya tersebut, KPH Tarakan bersama
Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis
Perhitungan Cadangan & Nilai Ekonomi Karbon pada 21–23 April 2026 yang
diikuti oleh seluruh KPH di Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan ini dirancang
untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai perhitungan cadangan karbon dan
analisis nilai ekonomi karbon sebagai instrumen penting dalam pengelolaan
kehutanan modern. Melalui rangkaian sesi pembelajaran yang terstruktur,
kegiatan ini menjadi sarana peningkatan kompetensi teknis sekaligus penguatan
wawasan strategis bagi para peserta dalam memahami potensi karbon hutan secara
lebih komprehensif.

Selama pelaksanaan bimbingan teknis, peserta memperoleh materi utama
yang mencakup Kebijakan & Pengantar Pengukuran Karbon, Pengukuran Karbon
Lapangan, hingga Analisis Proyeksi Nilai Ekonomi Karbon yang disampaikan oleh
tenaga ahli dalam consultant network Semesta Himba Borneo. Materi tersebut
dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mulai dari aspek kebijakan,
metodologi teknis pengukuran di lapangan, hingga pendekatan analitis dalam
memproyeksikan nilai ekonomi karbon sebagai bagian dari optimalisasi jasa
lingkungan. Selain sesi kelas, kegiatan juga diperkuat melalui praktik lapangan
di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang memberikan pengalaman teknis secara
langsung kepada peserta dalam proses pengukuran dan pengamatan lapangan,
sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif dan
relevan dengan kebutuhan implementasi di lapangan. 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu
meningkatkan kapasitas dalam menghitung cadangan karbon serta menganalisis
nilai ekonomi karbon secara lebih akurat, terukur, dan profesional. Bimbingan
teknis ini tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan, tetapi
juga sebagai langkah konkret dalam memperkuat kesiapan pengelola kehutanan
menghadapi dinamika kebijakan lingkungan dan peluang pengembangan sektor karbon
di masa depan. Dengan dukungan pembelajaran teknis, praktik lapangan, serta dokumentasi
aktivitas consultant network oleh Semesta Himba Borneo, kegiatan ini menjadi
bagian dari kontribusi nyata dalam mendorong pengelolaan hutan yang lebih
adaptif, berkelanjutan, dan responsif terhadap isu perubahan iklim.

