Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan dan
lingkungan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim
sekaligus mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan. Sebagai bentuk komitmen
terhadap penguatan kompetensi tersebut, Semesta Himba Borneo menyelenggarakan
Pelatihan Standar Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) ISO 14064 &
Pelatihan serta Uji Kompetensi GANISPH Pemanfaatan Jasa Lingkungan Karbon pada
13–18 April 2026 di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, bekerja sama
dengan UPT UB Green Campus dan UPT UB Forest. Kegiatan ini berlangsung selama
enam hari dan dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh
mengenai standar pengelolaan emisi GRK serta keterampilan teknis dalam
pemanfaatan jasa lingkungan karbon, melalui perpaduan pembelajaran teori,
diskusi, dan praktik lapangan yang aplikatif, termasuk praktik lapangan di
kawasan UB Forest Resort Buntoro, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi komprehensif yang mencakup
Pengantar ISO 14064:2006, ISO 14064-1 tentang Pengukuran & Pelaporan Emisi
GRK oleh Organisasi, ISO 14064-2 tentang Proyek Pengurangan Emisi, serta ISO
14064-3 mengenai Verifikasi dan Validasi Laporan GRK sebagai fondasi standar
internasional dalam pengelolaan emisi karbon. Selain itu, peserta juga
mendalami kompetensi teknis GANISPH Jasa Lingkungan Karbon melalui materi
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), komunikasi efektif, pengorganisasian
pekerjaan, perhitungan cadangan karbon, emisi, dan serapan karbon hutan, hingga
penyusunan administrasi pemanfaatan jasa lingkungan karbon sesuai ketentuan
yang berlaku. Didampingi oleh instruktur berpengalaman, peserta tidak hanya
memahami konsep secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam simulasi, studi
kasus, dan praktik teknis lapangan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan
implementasi serta memastikan kesiapan menghadapi kebutuhan sektor karbon yang
terus berkembang.

Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, Semesta Himba Borneo bersama mitra pelaksana berupaya mencetak tenaga teknis kehutanan yang profesional, kompeten, dan adaptif terhadap dinamika pengelolaan karbon serta kebijakan perubahan iklim. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada sertifikasi, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas individu dan penguatan jejaring antar pelaku sektor kehutanan dan lingkungan. Dengan bekal pengetahuan, pengalaman lapangan, dan pemahaman standar internasional yang diperoleh, peserta diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pengelolaan hutan yang lebih terukur, akuntabel, dan berkelanjutan melalui optimalisasi pemanfaatan jasa lingkungan karbon serta penerapan standar pengelolaan emisi GRK secara profesional.

